
Monday, February 17 th, 2014
YOGYAKARTA –
Erupsi Gunung Kelud yang terjadi pada Kamis (13/2/2014) pukul 22.50 WIB telah
menyebabkan beberapa kota di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur tertutup
abu vulkanik yang cukup tebal. Dengan adanya erupsi gunung kelud membuat
masyarakat mengeluh akan adanya debu, dan kesehatan mereka.
Hal itu
mendorong PKPU mengadakan kegiatan Prosmiling (Program Kesehatan Masyarakat
Keliling) sebagai langkah preventif bahaya abu vulkanik, Minggu (16/2/2014)
pukul 09.00-11.00 WIB. Kegiatan prosmiling tersebut diadakan untuk warga RW 07
Kelurahan Cokrodiningratan, Jetis Yogyakarta, dimana kantor PKPU Yogyakarta
berada.
Kegiatan
tersebut merupakan bagian dari aksi tanggap bencana erupsi Gunung Kelud,
Kediri, Jawa Timur yang berdampak hujan abu di wilayah DIY dan sekitarnya. Abu
vulkanik tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti batuk, sesak
nafas, iritasi kulit, radang pada mata, dan lainnya.

Selain dr
Nurmala, yang dilibatkan Tim Medis PKPU, juga turut hadir donatur PKPU yang
sedang studi lanjutan sebagai dokter spesialis bidang patologi klinik, yaitu dr
Femina Susanti. Beliau ikut serta dalam membantu aksi prosmiling. Kegiatan ini
diikuti 70 penerima manfaat warga RW 07 Kelurahan Cokrodiningratan, Jetis,
Yogyakarta.
Disela-sela
kesibukan masyarakat, yaitu gotong royong membersihkan rumah dan lingkungan
tempat tinggal, mereka masih menyempatkan hadir dalam agenda prosmiling PKPU
meski dengan saling bergantian.
Warga
masyarakat datang dan pergi karena mereka menyadari pentingnya kesehatan.
Kegiatan Prosmiling tersebut dilaksanakan dalam bentuk pemeriksaan kesehatan.
Warga juga mendapat masker dan obat tetes mata secara gratis.
(PKPU/Deski/Yulista/Yogyakarta)

0 comments:
Post a Comment